Sunday, July 5, 2026
Info Tempat

Tempat Makan Mie Di Palembang

Menjelajahi Surga Mie di Palembang: Dari Mie Celor Hingga Mie Ayam Kekinian

Siapa bilang Palembang cuma punya pempek? Kota yang dijuluki Venesia dari Timur ini ternyata juga punya segudang tempat makan mie yang bikin lidah bergoyang. Mulai dari mie khas Palembang yang legendaris sampai mie ala kekinian yang hits di Instagram, semuanya ada di sini. Yuk, kita jalan-jalan kulineran mie di Palembang!

Mie Celor: Primadona yang Tak Pernah Tua

Kalau bicara soal mie di Palembang, nama Mie Celor 29 Ilir pasti langsung terlintas. Tempat ini sudah legendaris banget, buka sejak tahun 1960-an. Mie Celor di sini beda dari yang lain: kuahnya kental gurih berbasis santan dan kaldu udang, disajikan dengan topping tauge, telur rebus, dan taburan bawang goreng. Mienya sendiri kenyal, mirip mie kuning tapi lebih lembut. Cocok dinikmati pagi hari sebagai sarapan, apalagi kalau ditambah sambal jeruk yang bikin segar.

Alamatnya di Jalan Mayor Ruslan, dekat Pasar 29 Ilir. Harganya ramah di kantong, sekitar 15-20 ribuan per porsi. Tips: datanglah sebelum jam 9 pagi kalau tidak mau antre panjang!

Mie Ayam Komplit: Favorit Anak Muda

Buat yang doyan mie ayam, Mie Ayam Bangka di Jalan Demang Lebar Daun nggak boleh dilewatkan. Tempat ini terkenal dengan porsi “komplit”-nya: mie ayam ditambah pangsit goreng, bakso, dan siraman kuah kaldu yang gurih. Mie-nya diulen dengan kecap asin dan minyak ayam, rasanya pas nggak terlalu manis atau asin. Ditambah topping ayam cincang yang empuk, dijamin bikin nagih.

Suasananya santai, cocok buat nongkrong bareng teman. Harganya sekitar 25-30 ribuan. Kalau mau versi lebih pedas, minta sambal cabe rawitnya yang terpisah—dijamin keringatan!

Mie Glosor: Alternatif Unik dari Palembang

Bosen sama mie biasa? Coba Mie Glosor yang teksturnya kenyal dan licin, mirip bihun tapi lebih besar. Tempat terkenalnya adalah Mie Glosor H. Daud di daerah Kenten. Mie ini dimasak dengan bumbu kacang dan sayuran, lalu disajikan dengan irisan tahu goreng dan kerupuk. Rasanya gurih manis, unik banget. Nggak heran kalau banyak wisatawan yang penasaran.

Seporsi harganya nggak sampai 15 ribu, pas buat kantong pelajar. Tapi ingat, mie glosor biasanya cuma ada pagi sampai siang, jadi jangan datang sore-sore ya!

Mie Instan Kreatif di Kafe-Kafe Hits

Selain mie tradisional, Palembang juga punya banyak kafe yang menyajikan mie instan dengan gaya kekinian. Contohnya Mie Gacoan di Jalan Kolonel Atmo, yang selalu ramai. Di sini mie instan disulap jadi sajian lezat dengan tambahan topping ayam suwir, ceker pedas, atau telur asin. Porsinya besar, harganya bersahabat (mulai 20 ribuan), dan tempatnya aesthetic banget buat foto-foto.

Menu andalannya “Mie Setan” yang pedas nendang—tapi kalau nggak kuat pedas, bisa pilih level rendah. Jangan lupa pesan es kopi susu sebagai penyeimbang.

Tips Berburu Mie di Palembang

1. Waktu terbaik – Sebagian besar tempat mie legendaris buka pagi sampai siang. Datanglah sebelum jam 10 pagi untuk mendapatkan porsi terbaik.
2. Kombinasi – Kalau ke Mie Celor 29 Ilir, jangan lupa beli pempek atau tekwan di sekitarnya. Satu tempat bisa cobain banyak kuliner!
3. Parkir – Beberapa lokasi di pusat kota seperti 29 Ilir atau Pasar 16 agak sempit. Naik ojek online atau motor pribadi lebih praktis.
4. Rasa pedas – Banyak mie Palembang menggunakan sambal yang pedasnya level dewa. Tanyakan dulu ke penjual kalau perutmu sensitif.

Kesimpulan

Palembang bukan cuma pempek. Dari mie celor yang creamy, mie ayam yang gurih, mie glosor yang unik, hingga mie instan kekinian—kota ini punya pesona mie yang sayang untuk dilewatkan. Jadi, kalau kamu main ke Palembang, luangkan waktu untuk “mie-an” dulu. Dijamin nggak bakal kecewa!

Selamat mencoba dan jangan lupa siapkan perut ekstra besar, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.