Monday, August 24, 2026
Wisata Palembang

Wisata Di Banyuasin Palembang

Menjelajah Pesona Wisata Banyuasin, Surga Tersembunyi di Pinggiran Palembang

Kalau kamu pikir Palembang cuma punya Jembatan Ampera dan Pempek, coba deh melangkah sedikit ke luar kota. Ada satu kabupaten yang menyimpan segudang pesona alam dan budaya, namanya Banyuasin. Letaknya tidak jauh dari pusat Palembang, hanya sekitar 30-45 menit perjalanan darat. Dijamin, liburanmu bakal makin colorful kalau mampir ke sini.

1. Wisata Air: Susur Sungai dan Danau

Banyuasin dikenal dengan julukan “Bumi Sedulang Setudung”, yang erat kaitannya dengan perairan. Salah satu ikon wisata air di sini adalah Danau Lebar di Kecamatan Talang Kelapa. Danau ini terbentuk dari bekas galian tambang pasir, tapi sekarang airnya jernih kebiruan dan pemandangannya bikin adem. Cocok buat kamu yang suka foto-foto atau sekadar duduk santai menikmati angin danau.

Buat yang suka tantangan, coba naik perahu menyusuri Sungai Banyuasin. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan hutan mangrove yang hijau dan rimbun. Kalau beruntung, kamu bisa melihat bekantan atau monyet ekor panjang yang bergelantungan di dahan pohon. Sungai ini juga jadi habitat berbagai jenis burung, jadi jangan lupa bawa teropong ya.

2. Ekowisata Mangrove: Belajar Sambil Liburan

Bicara mangrove, Banyuasin punya Hutan Mangrove Sungsang yang cukup terkenal. Letaknya di pesisir timur Sumsel, dekat Muara Sungai Musi. Di sini, kamu bisa jalan-jalan di jembatan kayu yang membelah hutan bakau, sambil belajar tentang ekosistem mangrove. Ada juga spot untuk melihat proses pembuatan garam tradisional dan tambak udang.

Yang seru, beberapa pengelola wisata mangrove di Sungsang juga menawarkan paket fishing atau memancing. Ikan-ikan di sini melimpah, terutama saat musim tertentu. Kalau kamu bukan penggemar mancing, bisa ikut cruise menyusuri kanal kanal kecil di antara pepohonan hijau. Suasananya tenang banget, cocok buat melepas penat.

3. Wisata Religi dan Sejarah

Banyuasin menyimpan jejak sejarah yang menarik. Ada Makam Keramat Kawah Tengkurap di Desa Tanjung Menang. Konon, makam ini peninggalan tokoh penyebar Islam di Sumsel zaman dulu. Tempatnya cukup mistis, tapi banyak peziarah datang dari berbagai daerah.

Selain itu, jangan lewatkan Musium Banyuasin yang terletak di pusat kota Pangkalan Balai. Meski tidak sebesar Musium Sultan Mahmud Badaruddin di Palembang, koleksinya lumayan lengkap, mulai dari benda bersejarah, pakaian adat, hingga alat musik tradisional. Tiket masuknya murah, bahkan sering gratis untuk pelajar.

4. Kuliner Khas Banyuasin: Wajib Coba!

Wisata tidak lengkap tanpa mencicipi makanan khas. Di Banyuasin, ada Pempek Banyuasin yang sedikit berbeda dari pempek Palembang. Teksturnya lebih kenyal dan rasanya gurih, karena menggunakan ikan sungai setempat. Yang paling favorit adalah pempek kapal selam ukuran jumbo, isinya telur utuh. Cocok untuk sarapan sebelum jalan-jalan.

Jangan lupa juga cicipi Gangan atau sayur bening khas Banyuasin yang berbahan dasar ikan patin atau baung. Kuahnya segar dengan bumbu kunyit dan asam. Biasanya disajikan dengan sambal terasi yang bikin nagih. Kalau mau oleh-oleh, ambil aja ikan asin dan belacan (terasi) Banyuasin yang aromanya kuat dan tahan lama.

5. Tips Berwisata ke Banyuasin

Waktu terbaik: Pagi hari (pukul 07.00-10.00) atau sore (15.00-17.00) agar cuaca tidak terlalu panas.
Transportasi: Naik kendaraan pribadi paling nyaman. Kalau tidak punya, bisa sewa mobil atau motor di Palembang dengan harga terjangkau.
Akomodasi: Untuk menginap, ada beberapa hotel sederhana di Pangkalan Balai atau homestay di lokasi wisata. Tapi kalau mau lebih variatif, balik saja ke Palembang yang hanya 1 jam perjalanan.
Harga: Masih relatif murah. Tiket masuk wisata biasanya Rp 5.000 – Rp 20.000 per orang. Parkir kendaraan juga tidak mahal.

Penutup

Banyuasin memang belum sepopuler destinasi lain di Sumsel, justru itu kelebihannya. Kamu bisa menikmati suasana yang masih asri, alami, dan jauh dari hiruk-pikuk turis. Mulai dari danau biru, hutan mangrove, hingga kuliner khas yang menggoyang lidah—semua ada di sini. Jadi, kalau kamu ke Palembang, sempatkanlah sehari untuk menjelajahi “surga tersembunyi” ini. Dijamin, liburanmu terasa lebih berkesan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.