Wisata Dan Kuliner Palembang
Menjelajahi Palembang: Pesona Wisata dan Surga Kuliner yang Bikin Nagih
Palembang, ibu kota Sumatera Selatan, mungkin selama ini identik dengan Jembatan Ampera dan pempek. Tapi jangan salah, kota yang dilewati Sungai Musi ini punya segudang cerita dan cita rasa yang bikin siapa pun betah berlama-lama. Buat kamu yang doyan traveling sambil ngemil, Palembang adalah destinasi wajib yang nggak boleh dilewatkan. Yuk, kita bahas satu per satu!
Wisata Palembang: Antara Sejarah dan Sungai
Palembang punya daya tarik utama yang nggak ada duanya: Sungai Musi. Sungai sepanjang 750 km ini bukan cuma jadi urat nadi ekonomi, tapi juga pusat kehidupan warga. Salah satu cara terbaik menikmati Palembang adalah dengan naik perahu ketek atau kapal wisata menyusuri sungai. Dari sini, kamu bisa melihat Jembatan Ampera yang megah dari dekat, terutama saat malam hari dengan lampu-lampu warna-warni yang bikin suasana makin romantis.
Selain jembatan ikonik yang dibangun tahun 1965 ini, ada juga Benteng Kuto Besak (BKB). Benteng peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam ini sekarang jadi tempat nongkrong favorit anak muda. Di sore hari, banyak orang yang duduk-duduk di taman sambil menikmati angin sungai. Kalau kamu suka sejarah, jangan lupa mampir ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang letaknya nggak jauh dari BKB. Di sini, kamu bisa belajar tentang kejayaan Palembang sebagai pusat perdagangan dan penyebaran agama Islam.
Buat yang lebih suka wisata alam, ada Taman Wisata Alam Punti Kayu. Hutan pinus yang asri ini cocok banget buat piknik keluarga atau sekadar hunting foto estetik. Lokasinya sekitar 15 menit dari pusat kota, jadi gampang dijangkau. Kalau kamu punya waktu lebih, coba deh naik skywalk di Jembatan Ampera untuk melihat kota dari ketinggian. Sensasinya beda, apalagi kalau pas matahari terbenam.
Kuliner Palembang: Lebih dari Sekadar Pempek
Nah, inilah yang paling ditunggu-tunggu. Kuliner Palembang itu legendaris. Nggak lengkap rasanya ke sini tanpa mencicipi pempek. Tapi jangan bayangkan pempek cuma ada satu jenis. Ada pempek lenjer, kapal selam, adaan, keriting, dan masih banyak lagi. Yang paling ikonik adalah pempek kapal selam—isi telurnya bikin nagih. Makan pempek paling enak saat masih hangat, dicocol cuko (kuah asam pedas manis) yang khas. Kalau kamu nggak suka pedas, minta cuko dikurangi, ya.
Tapi jangan cuma terpaku sama pempek. Palembang juga punya tekwan, yaitu sup ikan yang diolah mirip bakso tapi lebih lembut, dengan campuran udang, jamur, dan bihun. Tekwan biasanya disajikan dengan kuah kaldu yang gurih, cocok banget buat sarapan atau makan malam ringan. Ada juga model, yaitu tahu goreng berisi mi dan tauge, disiram kuah kuning yang pedas. Rasanya mirip seperti lontong tapi versi Palembang.
Buat pencinta mie, wajib coba mie celor. Mie kuning yang direbus sebentar lalu disiram kuah santan kental dengan topping udang, telur, dan daun bawang. Tekstur kuahnya creamy dan gurih, bikin lidah bergoyang. Kalau lagi pengen yang segar, coba pindang patin atau pindang tulang. Ikan patin atau tulang sapi dimasak dengan bumbu kunyit dan asam, menghasilkan kuah bening yang asam pedas. Ini makanan favorit warga lokal saat musim hujan.
Jangan lupa juga jajanan pasar seperti kemplang (kerupuk ikan) yang bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh. Atau srikayo, yaitu kue lapis tepung beras dengan santan dan gula merah, teksturnya lembut dan manis. Kalau mau yang unik, coba cucur khas Palembang yang lebih padat dan manis dibanding cucur Jawa.
Tips Menikmati Wisata dan Kuliner Palembang
1. Waktu terbaik: Kalau mau wisata sungai, sore hari (sekitar jam 16.00-17.30) adalah waktu yang pas karena cuaca nggak terlalu panas dan kamu bisa menikmati golden hour.
2. Cari pempek asli: Hindari pempek yang dijual di pinggir jalan besar jika ingin tekstur kenyal. Lebih baik mampir ke sentra pempek di kawasan 26 Ilir atau Jalan Merdeka. Salah satu yang terkenal adalah Pempek Candy.
3. Bawa uang tunai: Beberapa penjual kuliner tradisional masih belum menerima pembayaran non-tunai, jadi siapkan uang kecil.
4. Cicipi semuanya: Jangan takut bereksperimen. Coba tekwan, model, mie celor, dan pindang dalam satu hari. Dijamin perut kenyang dan hati senang.
Kesimpulan
Palembang adalah kota yang menawarkan perpaduan sempurna antara sejarah, sungai, dan kuliner yang unik. Dari Jembatan Ampera yang megah hingga semangkuk pempek yang bikin kangen, semua ada di sini. Nggak heran kalau Palembang sering disebut sebagai kota paling chill di Sumatera. Jadi, kapan kamu mau merasakan langsung serunya wisata dan kuliner Palembang? Jangan lupa bawa oleh-oleh kemplang, ya!
