Monday, August 24, 2026
Wisata Palembang

Wisata Terkenal Palembang

Wisata Terkenal Palembang: Surga Sejarah dan Kuliner di Pinggir Sungai Musi

Halo, Sobat Traveler! Kalau kamu lagi bingung mau liburan ke mana, coba deh pertimbangkan Palembang. Kota pempek ini bukan cuma terkenal dengan makanan khasnya yang bikin nagih, tapi juga punya segudang destinasi wisata yang sayang banget kalau dilewatkan. Dengan nuansa Sungai Musi yang ikonik, Palembang menawarkan perpaduan antara sejarah, budaya, dan pemandangan yang bikin liburanmu makin berkesan.

Yuk, kita intip beberapa tempat wisata terkenal di Palembang yang wajib masuk bucket list kamu!

1. Jembatan Ampera: Ikon Palembang yang Legendaris

Siapa sih yang nggak kenal Jembatan Ampera? Jembatan sepanjang 1.177 meter ini adalah simbol kebanggaan warga Palembang. Dibangun tahun 1962, jembatan ini dulunya bisa diangkat lho, biar kapal-kapal besar bisa lewat. Sayangnya, mekanisme angkatnya udah nggak berfungsi lagi sejak 1970-an. Tapi tenang, pesonanya tetap nggak pudar.

Waktu terbaik untuk menikmati Jembatan Ampera adalah pas sore atau malam hari. Lampu-lampu warna-warni yang menghiasi jembatan bikin suasana jadi romantis banget. Cocok buat foto-foto atau sekadar jalan-jalan santai sambil jajan es durian atau pempek di sekitar Taman Kuto Besak.

2. Benteng Kuto Besak: Saksi Bisu Kejayaan Kesultanan Palembang

Nggak jauh dari Jembatan Ampera, ada Benteng Kuto Besak (BKB). Benteng megah ini dibangun pada abad ke-18 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I. Dulu, tempat ini jadi pusat pemerintahan dan pertahanan Kesultanan Palembang. Sekarang, BKB menjadi lokasi favorit untuk olahraga, kongkow, atau sekadar menikmati angin sore.

Di sini, kamu bisa lihat arsitektur khas Eropa bercampur dengan sentuhan lokal. Jangan lupa mampir ke Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang ada di dalam benteng. Banyak koleksi sejarah keren, mulai dari senjata kuno sampai pakaian adat.

3. Sungai Musi: Jantung Kota Palembang

Bicara Palembang, nggak afdol kalau nggak bahas Sungai Musi. Sungai sepanjang 750 km ini adalah urat nadi kehidupan masyarakat setempat. Kamu bisa naik ketek (perahu tradisional) untuk menyusuri sungai sambil melihat kehidupan warga di bantaran sungai. Pemandangan rumah panggung, masjid tua, dan aktivitas nelayan bikin pengalaman ini terasa autentik banget.

Untuk suasana yang lebih modern, coba River Cruise di malam hari. Sambil berlayar, kamu bisa menikmati gemerlap lampu Jembatan Ampera dan bangunan di sepanjang sungai. Romantis abis, deh!

4. Pulau Kemaro: Legenda Cinta yang Memikat

Pulau Kemaro adalah destinasi yang penuh cerita. Konon, putri Kerajaan Sriwijaya jatuh cinta dengan pangeran asal Tiongkok. Sayang, kisah cinta mereka berakhir tragis sehingga menimbulkan legenda. Di pulau ini, ada Klenteng Hok Tjing Rio dan sebuah pagoda yang indah.

Yang bikin unik, Pulau Kemaro hanya muncul saat air Sungai Musi surut. Kalau sedang pasang, pulau ini seolah-olah tenggelam. Pengunjung biasanya datang untuk berziarah, berfoto, atau sekadar menikmati suasana tenang. Jangan lupa bawa kamera, ya!

5. Kampung Kapitan: Jejak Sejarah Tionghoa di Palembang

Ingin merasakan suasana era kolonial? Datang aja ke Kampung Kapitan. Kawasan ini merupakan pemukiman tua warga Tionghoa yang sudah ada sejak abad ke-19. Bangunan-bangunan khas Tiongkok dengan ornamen unik masih terawat baik. Di sini, kamu bisa menemukan Klenteng Kwan Im dan beberapa rumah tua yang Instagramable.

Jalan-jalan di Kampung Kapitan serasa kembali ke masa lalu. Kamu juga bisa mampir ke warung-warung yang menjual jajanan tradisional seperti kue lumpur atau pindang patin.

6. Kuliner Palembang: Pempek dan Segudang Camilan Lezat

Ngomongin wisata Palembang, pasti nggak lepas dari kulinernya. Pempek adalah primadona yang wajib kamu coba. Ada banyak varian, mulai dari pempek kapal selam, lenjer, adaan, sampai kulit ikan. Untuk rasa yang legendaris, cobain Pempek Candy 776 atau Pempek Vico.

Selain pempek, jangan lupa cicipi pindang patin (ikan patin kuah kuning asam pedas), tekwan (sup ikan), dan model (bakso ikan goreng). Kalau lapar tengah malam, kamu bisa temukan penjual pempek pinggir jalan yang buka sampai subuh. Mantap, kan?

Tips Liburan ke Palembang

Waktu terbaik: Datanglah saat musim kemarau (April–September) supaya nggak kehujanan.
Transportasi: Palembang punya LRT yang memudahkan pergerakan. Ojek online juga banyak.
Oleh-oleh: Selain pempek frozen, beli juga kemplang, kerupuk, atau songket Palembang.

Nah, itu dia beberapa wisata terkenal di Palembang yang nggak boleh kamu lewatkan. Intinya, Palembang itu perpaduan unik antara sejarah, budaya, dan kuliner yang bikin liburanmu nggak terlupakan. Jadi, kapan kamu rencanakan trip ke Palembang? Selamat berpetualang, Sobat Traveler!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.