Sunday, July 5, 2026
Wisata Palembang

Wisata Unik Palembang

Menjelajah Palembang yang Tak Biasa: 4 Spot Unik yang Wajib Kamu Coba

Kamu pasti sudah tahu dong kalau Palembang itu terkenal dengan Jembatan Ampera yang ikonik dan pempek yang bikin nagih. Tapi, tahukah kamu kalau kota pempek ini juga punya sejuta pesona unik yang jarang terekspos? Yuk, kita jalan-jalan ke sisi lain Palembang yang lebih santai, penuh sejarah, dan pastinya instagramable!

1. Kampung Kapitan: Nuansa Tionghoa di Tepi Musi

Kalau kamu capek dengan hiruk-pikuk pusat kota, coba deh mampir ke Kampung Kapitan. Letaknya persis di tepi Sungai Musi, di kawasan 7 Ulu. Begitu masuk, kamu akan disambut oleh rumah-rumah tua bergaya arsitektur Tionghoa-Indonesia yang masih kokoh berdiri. Yang paling ikonik adalah Rumah Kapitan, sebuah bangunan besar dengan ornamen naga dan lampion merah. Di sini, kamu bisa berfoto dengan latar tembok bata merah yang klasik, atau sekadar duduk-duduk di pinggir sungai sambil menikmati semilir angin. Uniknya, kampung ini masih dihuni oleh warga keturunan Tionghoa yang ramah dan suka cerita tentang masa lalu. Dijamin, vibes-nya beda banget dari tempat wisata mainstream!

2. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II: Bukan Sekadar Museum Biasa

Mungkin kalau dengar kata “museum”, kamu langsung membayangkan tempat yang kuno dan membosankan. Tapi Museum Sultan Mahmud Badaruddin II ini beda, lho! Bangunannya adalah bekas Istana Kuto Lamo yang megah, lengkap dengan taman yang asri. Yang bikin unik: di halaman museum, kamu bisa menemukan meriam kuno peninggalan Belanda, dan bahkan ada replika rumah limas – rumah adat Palembang – yang bisa kamu masuki. Isi museumnya sendiri menyimpan koleksi senjata, pakaian adat, hingga prasasti Kerajaan Sriwijaya. Tips: datanglah sore hari, karena di depan museum ada lapangan luas yang sering dipakai anak-anak muda main skateboard atau sekadar nongkrong.

3. Pulau Kemaro: Legenda Cinta Abadi di Tengah Sungai Musi

Pulau kecil di tengah Sungai Musi ini punya cerita cinta yang tragis antara putri Palembang dan pangeran Tionghoa. Setiap tahun, saat Cap Go Meh, ribuan lampion diterbangkan di sini sebagai ritual harapan. Tapi, jangan bayangkan pulau ini sepi. Uniknya, di Pulau Kemaro terdapat vihara besar yang megah dan kelenteng yang selalu ramai peziarah. Kamu bisa naik perahu motor (ketek) dari Dermaga 16 Ilir, dan dalam 15 menit, kamu sudah sampai. Di sini, selain berdoa, kamu bisa menikmati jagung bakar atau sate kerang sambil memandangi air Sungai Musi yang kecokelatan. Pemandangan Jembatan Ampera dari pulau ini juga kece banget, lho!

4. Benteng Kuto Besak: Benteng yang Kini Jadi Tempat Nongkrong

Benteng Kuto Besak (BKB) terletak tidak jauh dari Jembatan Ampera. Kalau siang hari, tempat ini mungkin terlihat seperti bangunan tua biasa. Namun, begitu malam tiba, BKB berubah menjadi magnet anak muda Palembang. Lampu-lampu hias warna-warni dipasang di sepanjang tembok benteng, dan banyak pedagang kaki lima yang menjajakan kuliner khas seperti pempek, tekwan, dan es kacang merah. Yang bikin unik, di dalam area benteng ada panggung terbuka yang sering dipakai pertunjukan musik. Kamu bisa duduk lesehan di rumput, sambil mendengarkan alunan lagu daerah atau pop, ditemani secangkir kopi susu. Rasanya seperti museum hidup yang meriah!

Bonus: Kuliner Unik Selain Pempek

Jangan lupa juga mencoba makanan khas yang jarang ada di luar Palembang, seperti Mie Celor (mie kuah santan dengan udang), Martabak HAR (martabak telur dengan topping khas), atau Nasi Minyak yang harum. Kalau mau yang manis, cari Kue Bolu Kojo atau Kue Srikaya yang legit.

Tips berwisata di Palembang:
– Transportasi paling rame adalah Trans Musi (bus umum) atau ojek online. Kalau mau lebih seru, sewa perahu ketek untuk menyusuri Sungai Musi.
– Waktu terbaik sore hingga malam hari, karena cuaca lebih sejuk dan objek wisata seperti BKB dan Jembatan Ampera makin cantik dengan lampu.
– Jangan lupa bawa payung atau jas hujan, karena cuaca Palembang kadang tiba-tiba mendung.

Palembang bukan hanya soal pempek dan jembatan. Di setiap sudutnya, ada cerita unik yang siap membuat liburanmu berkesan. Jadi, kapan kamu mau bertualang ke kota sungai ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.