Saturday, July 11, 2026
BeritaProperti

Infrastruktur Asian Games Mendukung Sektor Properti Palembang

bridge-507256_1920Persiapan Palembang menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang diikuti dengan gencaran pembangunan. Terobosan baru juga mengiringi pembangunan dalam rangka menyambut atlet dan wisatawan. Momentum ini menjadi peluang menggaet wisatawan dengan memperkenalkan Palembang sebagai kota wisata sejarah dengan melibatkan budayawan dan sejarahwan. Pemerintah optimis meskipun Palembang tidak memiliki pantai yang menjadi modal wisata bahari, saat ini mulai banyak wisatawan yang tertarik kepada wisata sejarah. Gedung dan tempat bersejarah yang dimiliki Palembang kini tengah dikembangkan.

Selain mematangkan konsep wisata dalam menyongsong gelaran Asian Games, persiapan yang dilakukan pemerintah terutama melalui pembangunan menyasar infrastruktur. Siap menjadi tuan rumah, besutan prasarana olahraga terealisasikan melalui Jakabaring Sport City yang terdiri dari 18 venue olahraga dan optimis akan menjadi kota olahraga terhijau di dunia.

Kesiapan pemerintah juga ditunjukkan dengan mempermudah akses antara Palembang dengan   penyediaan alat transportasi yang mumpuni dengan percepatan realisasi proyek LRT dari Bandar Udara Sultan Mahmud Baharuddin II menuju Gelanggang Olahraga Jakabaring. Pembangunan ruas jalan Tol Palembang-Indralaya turut melengkapi serangkaian pembangunan infrastruktur menyambut Asian Games 2018. Pembangunan ruas jalan tol dan sarana transportasi berpengaruh besar dalam perkembangan properti.

Pertumbuhan harga properti Palembang cukup pesat terutama setelah sering terpilih sebagai tuan rumah gelaran olahraga bergengsi Sea Games 2011 silam. Pada September 2016 tercatat 3 lokasi dengan harga rumah tertinggi di Palembang melampaui 10 juta Rupiah per meter persegi. Tiga lokasi tersebut diantaranya Dua Ilir, Ilir Timur, dan Suka Maju yang mencapai banderol tertinggi Rp 16,071,429 per meter persegi.

Di Jakabaring pemerintah membangun rumah susun untuk memfasilitasi atlet Asian Games yang terdiri dari 6 tower dengan 23 lantai yang merupakan salah satu bangunan tertinggi di Sumatera Selatan. Setelah event berakhir, unit akan dijual kepada Pegawai Negeri Sipil setempat. Pertumbuhan highrise tersebut juga menandai geliat properti di kota asal kuliner pempek ini. Besutan unit vertikal juga merupakan solusi dari pengadaan hunian bagi masyarakat dan membantu backlog program sejuta rumah oleh pemerintah. Seperti diketahui Palembang merupakan kota terpadat kedua di Pulau Sumatera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.