Bicara tentang tinju, Palembang pernah punya salah satu putra terbaiknya di olah…

Bicara tentang tinju, Palembang pernah punya salah satu putra terbaiknya di olahraga ini yaitu (Alm) Rahman Kili-Kili.

Rahman adalah juara Indonesia kelas bantam versi Komisi Tinju Indonesia pada 1999. Juga juara Indonesia kelas bulu junior versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) pada 2003.

sebelum Chris John atau Muhammad Rahman mengharumkan nama bangsa, dialah yang digadang-gadang bakal menjadi juara dunia sesungguhnya.

Mantan pelatih Ellyas Pical, Johny Riberu, dan pemerhati tinju nasional, Finon Manullang, mengakui hal itu. “Rahman Kili Kili memiliki peluang besar untuk dipromosikan sebagai juara dunia,” kata Johny. “Dia petinju yang lengkap. Penampilannya tenang, akurasi pukulannya terjaga, dan nyalinya besar,” kata Johny lagi.

“Dia, Rahman Kili Kili, yang kelak menjadi juara dunia milik kita,” kata Finon. “Jika dia sudah berada di atas ring, penonton tak hanya terhibur, tapi juga dibuat kagum. Pukulannya sempurna,” kata Finon.

Kenapa Petinju Indonesia tidak bisa mendunia seperti Manny Pacquaio?
Seperti kata bung M. Niagara, pemerhati & promotor tinju. Masalah klasik, tidak ada pihak yang mau mensponsori baik swasta apalagi pemerintah. Pemerintah hanya berpihak kepada cabang olahraga yang banyak penggemarnya meski minim prestasi dan sebaliknya menganaktirikan cabang olahraga yang minim penggemar namun berprestasi dunia & mengharumkan nama bangsa.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya hanya dapat dikumandangkan di luar negeri sebagai penghormatan kepada seorang kepala negara yang melakukan kunjungan ke sebuah negara & kepada seorang atlit yang berprestasi memenangkan sebuah kejuaraan. Itulah kebanggaan menjadi seorang olahragawan. Salam olahraga..

#Palembang Maju Kotanyo maju uwongnyo
#silahkan dishare bila menurut dulurs ini dapat menginspirasi

Bicara tentang tinju, Palembang pernah punya salah satu putra terbaiknya di olah…
Rate this post

users rated 5 / 5 based on 02

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *