Bukit Siguntang Palembang





Bukit Siguntang – Palembang

Bukit Siguntang, merupakan salah satu objek wisata yang mengandung nilai historis yang tinggi. Dengan ketinggian 29-30 meter di atas permukaan laut, bukit ini menjadi tanah tertinggi di kota Palembang. Jika berwisata ke kota ini, kurang lengkap rasanya jika tidak mengunjungi salah satu tempat bersejarah dari Kerajaan Sriwijaya, terutama bagi anda yang mencintai sejarah.

Sejarah Singkat

Palembang diperkirakan sebagai pusat kerajaan Sriwijaya karena ditemukan banyak artefak kerajaan di beberapa situs di kota ini. Posisi pastinya memang belum di ketahui, tetapi kuat kemungkinan berada di sekitar kaki Bukit Siguntang karena di sekitar bukit inilah banyak ditemui beberapa peninggalan-peninggalan seperti prasasti, stupica, arca Budha serta benda-benda bersejarah lainnya.

Lokasi dan Akomodasi

Untuk mencapai Bukit Siguntang, tidak terlalu sulit karena terletak di tempat yang cukup strategis dan di pinggir jalan. Tepatnya berada di kelurahan bukit lama, kecamatan Ilir Barat I. Jika memulai perjalanan dari pusat kota (bundaran air mancur), berjalan sedikit ke arah kantor Walikota dimana ada angkutan umum jurusan Ampera-Bukit Besar yang mudah dikenali dengan warna biru, berhenti di depan SMA Negeri 10 dan di lanjutkan sedikit jalan kaki ,atau bisa bilang pada sopirnya untuk langsung ke bukit siguntang, dan anda akan di berhentikan di depan pagar masuk bukit siguntang. Ongkos angkutan umum di Palembang adalah Rp. 2500. Tapi, jika tidak ingin repot, anda bisa langsung naik ojek dengan ongkos sebesar Rp 5000 – Rp.7000 jika dari pusat kota, minusnya anda harus merogoh kocek lebih banyak, apalagi jika anda tidak sendiri.

Wisata

Untuk masuk ke Bukit Siguntang dikenakan biaya Rp. 3000 untuk dewasa dan Rp. 2000 untuk anak-anak, tapi jika anda membawa kendaraan, akan dikenakan biaya Rp. 3000 untuk mobil dan Rp. 1500 untuk motor. Kendaraan bisa di parkirkan di samping pos masuk jika kita ingin menaiki bukit. Tidak sulit untuk menaiki bukit ini, karena tidak terlalu tinggi dan jalanan utamanya pun sudah bagus, hanya saja tetap harus berjalan kaki untuk menuju puncaknya.

Jalan Ke Puncak Bukit

Setelah menaiki bukit ini, kita akan menemui beberapa bangunan, diantaranya ada tujuh makam yang di keramatkan yang merupakan makam orang-orang penting di Kerajaan Sriwijaya, ketujuh makam itu adalah :

1. Raja Sigentar Alam

2. Putri Kembang Dadar

3. Panglima Bagus Kuning

4. Panglima Bagus Karang

5. Putri Rambut Selako

6. Pangeran Raja Batu Api

7. Panglima Tuan Djundjungan

Ketujuh makam ini dibuatkan seperti rumah kecil dan berbeda-beda tiap makam. Di dalam makam sering terlihat banyak peziarah, tapi di antara ketujuh makam itu, yang paling sering di kunjungi para peziarah adalah makam Raja Sigentar Alam dan Putri Kembang Dadar. Selain ketujuh makam itu, ada beberapa makam lain, tapi hanya makam biasa.

Makam Putri Kembang Dadar

Selain makam, ada beberapa bangunan yang terdiri dari dua lantai untuk melihat bukit dari atas, ada juga sebuah bangunan yang dikelilingi kolam dan pada bagian dinding luarnya di hiasi relief-relief, ketika masuk ke bawah tempat ini, kita dapat melihat isi kolam dari kaca, sayangnya air kolam kurang terurus, sehingga warnanya keruh dan tidak bisa melihat isi kolam dengan baik.

Relief Bangunan

Bukit ini biasa diisi oleh para pengunjung dengan berbagai kegiatan, mulai dari ziarah, lokasi foto pra-weeding, sekedar refreshing, wisata sejarah bahkan tak sedikit muda mudi yang berpacaran di tempat ini. Jika anda merasa lapar atau haus, tidak usah khawatir, ada beberapa warung yang menyediakan makanan dan minuman walaupun hanya berupa penganan ringan.

Tak ada larangan khusus saat berkunjung kesini, yang terpenting adalah menjaga kesopanan karena bukit ini merupakan area makam. Tapi, ada beberapa pohon yang di beri tulisan jangan diganggu, karena merupakan pohon yang di lindungi.

Tips :

  1. Berhati-hatilah saat melewati jalan batu setapak, karena sepanjang jalan tumbuh banyak lumut sehingga membuat jalanan menjadi licin, jika tidak berhati-hati bisa-bisa anda terpeleset, apalagi jika jalanan yang terletak di lokasi yang agak curam, atau sesuaikan saja alas kaki anda agar tidak mudah terpeleset saat melewati jalanan ini.
  2. usahakan menggunakan celana atau baju lengan panjang karena banyak nyamuk ketika cuaca dingin terutama sehabis hujan, atau dengan solusi lain, gunakan lotion anti nyamuk. Jika cuaca sedang terik, walaupun bukit ini memiliki banyak pohon, tetapi tetap saja terasa panas karena suhu kota Palembang yang memang cukup panas.
  3. Jika anda ingin menanyakan sekilas tentang Bukit Siguntang, cobalah untuk bertanya dengan beberapa penjaga di pos masuk bukit, sambil bertanya, biasanya anda akan di beri sebuah buku secara gratis yang berjudul “Kerajaan Sriwijaya Beberapa Situs dan Artefaknya” yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan. Di dalam buku tersebut, kita bisa menemukan beberapa rekomendasi tempat untuk melihat beberapa situs bersejarah lainnya.
  4. Jika ingin menghemat ongkos, siapkan uang pas sebesar Rp. 2000, karena biasanya, jika kita mengeluarkan uang yang tidak pas, misal Rp. 5000, maka kita akan di beri kembalian Rp. 2500 seperti tarif yang saya sebutkan di atas.

Related Posts with Thumbnails

Bukit Siguntang Palembang
Rate this post

users rated 5 / 5 based on 30

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *