Kebudayaan Sumsel Meriahkan Konferensi Asia Afrika (KAA)

PALEMBANG – Event Konferensi Asia Afrika (KAA) yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, pada 19-24 April

mendatang dimanfaatkan dengan baik oleh Pcmcrintah Provinsi Sumatcra Sclatan. Pasalnya, kebudayaan Sumsel akan memeriahkan acara tersebut dan memperkenalkannya dihadapan para utusan negara peserta.

“Seni budaya Kerajaan Sriwijaya akan ditampilkan di hadapan ratusan utusan KAA scluruh dunia. Kami menjadi salah satu peserta pawai budaya saat puncak kegiatan KAA nanti,” ungkap Pclaksana Tugas Kcpala Dinas Kcbudayaan dan Pariwisata Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, kepada wartawan koran ini, Minggu (5/4).

Pcrtunjukan kcscnian khas Sumscl khususnya zarnan Kcrajaan Sriwijaya tersebut akan dikernas secara teaterikal. Pihaknya akan mcmfokuskan masa kckuasaan Raja Balaputradcwa dan Dapunta Hyang. Pawai akan diselenggarakan disekitaran Gedung Merdeka dan Jalan Asia Afrika, Bandung.

“Selain Kerajaan Sriwijaya, kami juga akan menampilkan teaterikal Riak Musi,” lanjut Irene. Teaterikal Riak Musi bertemakan kehidupan sehari-hari masyarakat yang hidup di daerah aliran Sungai Musi. Segala aktifitas masyarakat seperti perdagangan, nelayan yang mencari ikan, transportasi dan scbagainya akan digambarkan lewat tarian kreasi. Kedua konsep budaya tersebut tampil dengan diiringi musik perkusi yang dibawakan oleh Komunitas Perkusi Palembang.

“Selain memeriahkan acara peringatan 60 tahun KAA, inipun kita jadikan sebagai ajang promosi kebudayaan Sumsel. Kita tunjukkan kebudayaan dan kesenian Sumsel tidak kalah cksotis dcngan kcscnian daerah lain di Indonesia,” tutupnya.

Acara peringatan KAA sendiri akan dihclat di Jakarta dan Bandung. Sekitar 109 kepala negara dijadwalkan hadir dalam perhelatan negara sc-Asia dan Afrika ini. (ety)

Rate this post

users rated 5 / 5 based on 06

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *