Lokasi Wisata Kuliner Palembang
Jelajah Kuliner Palembang: Surga Pecinta Pempek dan Makanan Khas Sumatera
Kalau bicara soal wisata kuliner, Palembang punya daya tarik yang susah ditolak. Kota yang dikenal sebagai “Venesia dari Timur” ini bukan cuma punya Jembatan Ampera yang ikonik, tapi juga deretan makanan lezat yang bikin lidah bergoyang. Buat kamu yang hobi jalan-jalan sambil nyari tempat ngemil, berikut beberapa lokasi wisata kuliner di Palembang yang wajib dikunjungi.
1. Pempek Sudi Mampir – Legenda yang Tak Pernah Sepi
Ini dia tempat paling legendaris buat pecinta pempek. Berlokasi di Jalan Merdeka, Pempek Sudi Mampir udah berdiri sejak tahun 1950-an. Begitu masuk, kamu bakal disambut aroma khas pempek yang digoreng fresh. Porsinya besar, teksturnya kenyal, dan cukonya bikin nagih. Cobain deh pempek lenjer atau kapal selamnya – dijamin bakal kangen terus. Harganya juga bersahabat, mulai dari Rp 5.000 per buah.
2. Pasar 16 Ilir – Pusat Oleh-oleh dan Kuliner Malam
Kalau mau cari suasana ramai dan merasakan sensasi belanja sambil makan, mampirlah ke Pasar 16 Ilir. Di sini kamu bisa menemukan segala jenis makanan khas Palembang: dari pempek, tekwan, model, mie celor, sampai pindang patin. Yang paling seru adalah bagian kuliner malamnya. Coba deh duduk di salah satu lapak, pesan semangkuk tekwan hangat dengan bihun dan irisan bengkuang – dijamin bikin perut kenyang dan hati senang. Pasar ini juga tempat terbaik buat beli oleh-oleh pempek beku atau kerupuk kemplang.
3. Kampung Pempek – Surganya Variasi Pempek
Buat kamu yang penasaran dengan aneka jenis pempek selain lenjer dan kapal selam, datanglah ke Kampung Pempek di kawasan 16 Ulu. Di sini terdapat banyak rumah produksi pempek yang buka sejak pagi. Kamu bisa lihat langsung proses pembuatan pempek—mulai dari adonan ikan tenggiri hingga digoreng. Rasanya? Jangan ditanya. Variannya unik-unik, seperti pempek panggang, pempek kulit, sampai pempek telur kecil yang gurih. Harganya lebih miring karena langsung dari produsen.
4. Martabak HAR – Legenda Martabak Palembang
Meski namanya martabak, jangan bayangin martabak manis biasa. Martabak HAR (singkatan dari Haji Abdul Rahman) di Jalan Pasar Baru ini punya tekstur tebal, renyah di luar, lembut di dalam. Toppingnya beragam: cokelat, keju, kacang, atau kombinasi. Yang bikin beda adalah adonan martabaknya yang lebih padat dan manis pas di lidah. Tempat ini buka sore hingga malam, dan antreannya panjang banget—tapi sepadan! Cobain juga martabak telurnya yang gurih, cocok buat teman ngopi.
5. Cafe Pelabuhan – Makan Sambil Lihat Sungai Musi
Kalau kamu ingin suasana yang lebih santai dan instagramable, datanglah ke Cafe Pelabuhan di tepi Sungai Musi, dekat Jembatan Ampera. Menu di sini modern, seperti nasi goreng, kwetiau, dan aneka minuman kekinian. Tapi yang spesial adalah pempek goreng dan pindang patinnya. Sambil menikmati makanan, kamu bisa melihat kapal-kapal hilir mudik dan lampu jembatan yang berkilauan. Recommended banget buat kencan atau nongkrong bareng teman.
6. Tekwan H. Marwan – Alternatif Pengganti Pempek
Bosan dengan pempek? Coba beralih ke tekwan, sup ikan khas Palembang yang ringan dan segar. Tekwan H. Marwan di Jalan Ahmad Yani terkenal dengan kuah kaldu udangnya yang gurih. Isinya berupa bola-bola ikan kenyal, bihun, jamur kuping, dan taburan irisan daun bawang. Ditambah sambal dan sedikit kecap, rasanya makin mantap. Satu mangkuk harganya sekitar Rp 15.000–20.000, cocok buat sarapan atau teman sore hari.
7. Mie Celor 26 Ilir – Hidangan Favorit Bupati
Mie celor adalah mi kuning dengan kuah santan kental dan udang, biasanya disajikan dengan telur rebus dan tauge. Salah satu lokasi favorit adalah Mie Celor 26 Ilir di Jalan Kapten A. Rivai. Tempat ini sudah terkenal sejak era 1980-an. Kuahnya creamy, mi-nya kenyal, dan taburan bawang gorengnya melimpah. Cobain juga sambal cabai rawitnya yang pedas, dijamin bikin ketagihan. Satu porsi besar cukup untuk mengganjal perut lapar.
Tips Kulineran di Palembang
– Datanglah pagi hari untuk pempek segar, sore untuk tekwan dan martabak.
– Jangan lupa bawa uang tunai karena banyak pedagang tradisional belum menerima kartu.
– Cicipi juga minuman khas seperti es kacang merah atau es campur.
– Kalau bawa oleh-oleh, pilih pempek beku atau kerupuk kemplang yang tahan lama.
Palembang memang surganya makanan. Dari pempek legendaris hingga sup ikan segar, semuanya punya cerita dan cita rasa tersendiri. Jadi, kapan kamu berencana mampir ke kota ini? Selamat mencicipi!
