Masjid Agung Tempat Wisata Religi Palembang

masjid_agungMasjid Agung Tempat Wisata Religi Palembang – Salah satu masjid terbesar di Palembang adalah Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I atau lebih dikenal dengan nama Masjid Agung Palembang terletak di Jl. Jendral Sudirman Kel. 19 Ilir Kec. Ilir Barat tepat ditengah perkotaan tak jauh dari Jembatan Ampera. Mesjid Agung pertama kali dibangun oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikrama pada abad ke-18 tepatnya pada tahun 1738. Pada awalnya Masjid Agung Palembang hanya berukuran 30 x 36 m yang dibangun dalam waktu 10 tahun. Sultan Mahmud Badaruddin I lah yang menentukan sendiri gaya arsitektur dari Masjid Agung Palembang berbentuk tradisional sehingga awal mulanya Masjid Agung Palembang di juluki dengan sebutan Masjid Sultan. Namun setelah kesultanan Palembang berakhir, julukan tersebut lalu diubah oleh orang-orang Belanda sehingga menjadi sebutan Masjid Agung.

Mesjid inipun dahulu sempat menjadi salah satu masjid terbesar di Indonesia untuk beberapa tahun dan sekarang telah menjadi Masjid regional di kawasan ASEAN. Masjid ini mengalami renovasi dari tahun 2000 hingga 2003 sehingga Masjid ini memiliki beberapa bangunan tambahan. Masjid Agung sekarang berdiri diatas lahan seluas kurang lebih 15.400 m2 yang mana luas halamannya sendiri mencapai lebih kurang 2.250 m2 terinspirasi 3 desain arsitektur Indonesia, Eropa dan China. Desain Eropa terlihat jelas pada bentuk pintu masuk bagian Masjid yang baru yang besar dan tinggi, sementara desain China terlihat dari atapnya yang mirip kelenteng.

Ruang utama Masjid Agung berbentuk bujur sangkar berukuran 23 × 23 m di topang 16 tiang dengan atap berbentuk segi 8. Ruang ini terdapat Mihrab baru yang bentuknya lebih kecil letaknya berada disebelah kiri mihrab lama. Terdapat 9 buah pintu dibagian sisi samping dan belakang Ruangan Utama ini. Sementara Ruang Tambahan pada Masjid Agung Palembang ini terdapat 4 ruangan tambahan. Selain itu terdapat 2 menara masjid yang berfungsi hanya menara baru, karena menara lama telah banyak terdapat bagian yang rusak. Menara baru terletak di tengah masjid dengan tinggi kurang lebih 20 m serta terdiri dari 5 tingkat dan memiliki 130 anak tangga yang melingkar dengan Puncak menara yang runcing berhiaskan jurai..

Capture

Lokasinya yang berdekatan dengan Pasr 16 Ilir menjadikan Masjid ini tak pernah sepi dari jamaah. Uniknya lagi ketika Hari Jum’at di sekitar halaman Masjid Agung diramaikan juga oleh pedagang yang diperbolehkan berjualan di sekitar Masjid Agung sembari menunggu ibadah sholat jum’at.

Selain itu berdasarkan berita yang palembanginfo.com terima, tampaknya Tim Pengembang Masjid Agung Palembang benar-benar ingin lebih memaksimalkan potensial dari Masjid Agung Palembang sebagai salah satu tempat wisata religi dan tempat beribadah bagi umat muslim di Palembang khususnya. Dimana para tim pengembang berencana membangun terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Agung dan Monumen Perjuangan Rakyat, Pasar 16 Ilir dan Benteng Kuto Besak yang letaknya tak berjauhan. Fungsinya nanti akan digunakan untuk tempat usaha serta dilengkapi dengan tempat wudhu. Karena disekitar kawasan Masjid Agung akan dimaksimalkan untuk ruang perpustakaan & tempat akad nikah. Selain itu Juga akan dibangun lift untuk naik ke atas menara, bahkan pihak pengembang mengusulkan untuk dibangun skylight berbentuk kerucut berbahan kaca yang berfungsi untuk penerangan menggunakan pantulan matahari sehingga tidak memerlukan penerangan listrik disiang hari.

Rate this post


kota palembang, jembatan ampera,
users rated 5 / 5 based on 22

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *