Pasang Gas Kota Palembang Kini Rp. 3,5 Juta
PALEMBANG, Sasar Warga yang Keluhkan Elpiji Mahal – PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) unit Gas Kota terus mengembangkan pelayanannya ke beberapa kawasan Seberang llir (SI) kota Palembang.
Meski sejauh ini masih menambah jaringan di kawasan yang tak jauh dari sektor jaringan, tahun ini jaringan gas (jargas) kota ini menargetkan penambahan 1.000 pelanggan baru lagi.
Manajer unit Gas Kota I’T SP2J Indra Kusnadi mengatakan, pihaknya juga berusaha mengantisipasi ledakan peminat dari warga Palembang yang mulai merasakan mahalnya harga gas elpiji dalam bentuk tabung.
Meski harga instalasi awalnya mengalami kenaikan, ia memastikan tak ada kenaikan harga per meter kubiknya untuk penggunaan gas, baik untuk golongan ntmah tangga (RT) 1 maupun RT 2.
Untuk instalasi awal standar saat ini, calon pelanggan harus menyiapkan Rp 3.524.000 untuk satu titik api. Sedangkan, untuk penambahan per satu titik api, pelanggan tinggal menambahkan uang sebesar Rp 233.200. I Iarga sebelumnya sebesar Rp 3.031.000 untuk pemasangan instalasi standar.
“Memang pemasangan awal cukup mahal, tetapi lebilt hemat dan aman jika dibandingkan penggunaan tabung gas elpiji. Rata-rata tiap rumah tangga menggunakan sekitar 16 meter kubik gas atau jika dikonversi ke rupiah sekitar Rp 35 ribu, jauh lebih murah jika harus pakai empat tabung gas 3 kilogram atau
satu tabung 12 kilogram,” ucapnya, Selasa (7/4).
Untuk per meter kubik bagi RT 7 pelanggan cukup membayar Rp 2.200 dan RT 2 untuk membayar Rp 2.710 per meter kubik. Pembedaan kelompok ini dilakukan atas dasar RT dari rtunah tangga biasa, tetapi RT 2 untuk rumah tangga yang membuka usaha rumahan.
Saat ini, pihaknya sedang melakukan survei di kawasan JI Lunjuk Jaya yang juga saat ini disasar akan dipasangkan jaringan pipa dari nunah sek- tor di kawasan itu.
Selain kawasan di JI Lunjuk, penambahan jaringan pipa di JI Irigasi Pakjo dan Jl Inspektur Marzuki Palembang. Ditargetkan, dari tiga kawasan ini akan didapatkan minimal seki tar 300 pelanggan baru.
Sedangkan, untuk rencana penambahan jaringan di tiga kawasan, yakni Jl Kasnariansyah kecamatan Ilir Timur
Mandi Api Kelurahan Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar, dan Kancil Putih Kecamatan Ilir Barat I masih belum bisa dilakukan. (cr4/sripo)
