Pempek Makanan dan Oleh-Oleh Khas Palembang

resep_pempek_palembang_03Pempek Makanan dan Oleh-Oleh Khas Palembang – Jika orang berbicara tentang Kota Palembang, maka makanan khas yang pertama kali terbesit dalam otak kita adalah pempek. Berdasarkan dari beberapa sumber sejarah yang palembanginfo.com dapatkan, pempek telah muncul sekitar abad 16 sejak perantau Cina datang ke Palembang saat itu Sultan Mahmud Badaruddin II masih berkuasa di kesultanan Palembang Darussalam.

Ada berbagai macam kisah rakyat yang menceritakan asal muasal dari pempek yang perlu diklarifikasi kembali, namun dari semua cerita tersebut ada satu hal yang bisa disepakati bahwa nama pempek diambil dari kata Apek yaitu sebutan untuk lelaki tua yang merupakan keturunan dari bangsa Cina. Selain itu pempek bisa jadi merupakan adaptasi makanan yang berasal dari Cina seperti bakso yang memiliki bahan dan tekstur yang hampir sama.

Pada awal mulanya, pempek menggunakan bahan dasar ikan belida, tetapi karena jenis ikan belida semakin langka ditemukan para nelayan berujung pada harganya yang kian mahal. Akhirnya masyarakat Palembang-pun mengubah enis ikan yang digunakan dengan ikan lain seperti ikan gabus, toman, putak atau bujuk, bahkan ada juga yang menggunakan ikan tenggiri, lele, kakap, hinggga ikan dencis.

Selain ikan pempek juga dibuat menggunakan bahan baku sagu dan telur yang dicampur menadi satu hingga membentuk adonan pempek yang dapat dibentuk sesuai selera. Selain itu ada begitu banyak jenis modifikasi pempek selain pempek standar / lenjer. Ada pempek isi telur, isi kates (pepaya), isi udang kering, pempek kulit, pempek adaan, pempek keriting, hingga pempek isi telur yang berukuran besar atau yang lebih dikenal dengan pempek kapal selam.

10802723_707360159371189_480034718_n

Untuk penyajiannya juga ada beberapa macam mulai dari disantap langsung, atau bisa dengan menggunakan saos cuka yang terbuat dari campuran gula merah, air, asam jawa, bawang putih dan cabai rawit dan garam. Saos cuka sendiri sudah menjadi saos tersendiri bagi masyarakat Palembang. Dimana hampir seluruh makanan kecil yang sifatnya digoreng rasanya kurang lengkap kalau tidak disajikan bersama saos cuka. Selain disajikan dengan 2 cara diatas, beberapa jenis pempek bisa juga disajikan dengan dibelah lalu diisi dengan sambal yang berbahan dasar cabai dan udang kering.

Terlepas bagaimanapun cara penyajiannya, pempek telah menjadi suatu makanan yang tak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat Palembang. Disaat masyarakat lain sarapan dengan menggunakan nasi atau roti bagi masyarakat Palembang sarapan dengan menggunakan pempek telah menjadi sesuatu yang lumrah bahkan ketika di bulan Ramadhan ini, rasanya tidak lengkap jika tidak ada menu pempek ketika berbuka puasa.

Pempek Makanan dan Oleh-Oleh Khas Palembang
Rate this post

users rated 5 / 5 based on 24

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *