Thursday, June 25, 2026
Info Palembang

Punti Kayu adalah sebuah taman atau hutan wisata yang menjadi tempat rekreasi ke…


Punti Kayu adalah sebuah taman atau hutan wisata yang menjadi tempat rekreasi keluarga di Palembang. Taman Wisata Alam Punti Kayu terletak di kota Palembang, jalan raya Palembang – Jambi tepatnya di Jalan Kol H Barlian Km 6,5 Palembang. Ditetapkan menjadi hutan wisata Punti Kayu seluas 50 ha berdasarkan SK Menteri Kehutanan. Kawasan TWA Punti Kayu saat ini telah diusahakan oleh pihak ketiga (PT Indosuma Putra Citra) untuk kegiatan pariwisata alam dengan Izin Pengusahaan Pariwisata Alam (IPPA) pada areal TWA Punti Kayu seluas 39,9 ha untuk jangka waktu 30 tahun terhitung mulai tahun 1999.

Sejak lama Taman Wisata Alam Punti Kayu diketahui telah berkembang menjadi hutan pinus. Tak banyak mengetahui, jika kawasan tersebut sengaja ditanam pemerintah Kolonial Belanda sejak tahun 1937 lalu. Awalnya, luas lahan dikembangkan mencapai 98 hektar, kini tersisa 50 hektar. Sebelum Punti Kayu, taman wisata alam tersebut pernah dinamakan Taman Sari serta Syailendra.

Dilihat dari tinggi serta ukuran batang, tentu saja, pohon yang ada sudah cukup berumur.  Wajar saja, pohon yang ada, sudah ditanami sejak zaman Belanda, tepatnya tahun 1937 lalu. Luas lahan ditanami Belanda kala itu mencapai 98 hektar.

Kala itu, pusat pemerintahan Palembang dibangun Belanda berada di kawasan Merdeka hingga Bukit Kecil. Sedangkan kawasan Punti Kayu dulunya masuk Kabupaten Muba. Punti kayu ini masuk dataran rendah. Ternyata, pohon tanaman Belanda ini berhasil dikembangkan. Tahun 1960 an, namanya Taman Sari. Kemudian berganti dengan nama Syailendra.
Terkait nama punti kayu sendiri tampaknya mulai didengungkan berdasarkan SK Menteri Kehutanan tanggal 7 Maret 1985 No57/KPTS-II/1985. Sejak itulah, punti kayu ditetapkan sebagai hutan wisata.

Hutan Punti Kayu merupakan satu-satunya lokasi wisata hutan di Kota Palembang.
.
.
#historyofpalembang #hutanwisata #puntikayu #palembang #sumsel #indonesia #exploreplg #wonderfulsriwijaya #palembanghistory

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.