Resep Tekwan Palembang Sajian Sedap
Resep Tekwan Palembang: Sajian Sedap yang Bikin Nagih
Kalau ngomongin kuliner Palembang, pasti yang langsung terbayang adalah pempek. Tapi tahu nggak, ada satu hidangan berkuah yang nggak kalah lezat dan patut kamu coba di rumah? Namanya tekwan. Sup ikan khas Palembang ini punya cita rasa gurih, segar, dan bikin hangat. Apalagi kalau disantap pas lagi hujan atau badan kurang fit, dijamin langsung mood booster!
Tekwan sebenarnya mirip pempek, tapi bentuknya bulat-bulat kecil kayak bakso ikan. Biasanya disajikan dengan bihun, irisan bengkuang, jamur kuping, dan taburan seledri plus bawang goreng. Kuahnya bening tapi kaya rasa dari kaldu udang atau ebi. Penasaran? Yuk, kita bikin sendiri di dapur!
Bahan-bahan yang Perlu Disiapkan
Adonan Tekwan (Bakso Ikan)
– 200 gram daging ikan tenggiri (bisa diganti dengan ikan gabus atau kakap)
– 100 gram tepung sagu (atau tepung tapioka)
– 50 ml air es (atau air dingin dari kulkas)
– 2 siung bawang putih, haluskan
– 1/2 sendok teh garam
– 1/2 sendok teh merica bubuk
– 1 butir putih telur (opsional, supaya lebih kenyal)
– Sedikit minyak untuk tangan saat membentuk
Bahan Kuah
– 1,5 liter air (atau kaldu udang/ayam)
– 5 siung bawang putih, geprek lalu cincang halus
– 3 butir bawang merah, iris tipis
– 1 sendok makan ebi (udang kering), rendam air panas lalu haluskan
– 2 sendok makan minyak goreng untuk menumis
– 1 sendok teh garam (sesuaikan)
– 1 sendok teh gula pasir
– 1/4 sendok teh merica bubuk
– 1 batang daun bawang, iris
– 1 batang seledri, ikat atau cincang kasar
Pelengkap
– 50 gram bihung atau soun, rendam air hangat hingga lembek lalu tiriskan
– 100 gram bengkuang, potong korek api
– 50 gram jamur kuping kering, rendam hingga mengembang, lalu iris tipis
– Bawang goreng secukupnya
– Irisan cabai rawit (buat yang suka pedas)
– Jeruk nipis
Cara Membuat Tekwan Palembang
Langkah 1: Membuat Adonan Tekwan
1. Haluskan daging ikan tenggiri. Kalau pakai blender, masukkan ikan bersama bawang putih, garam, merica, dan sedikit air es. Blender hingga benar-benar halus dan lengket. Kamu juga bisa manual ditumbuk pakai cobek, asal sampai benar-benar halus.
2. Pindahkan adonan ke mangkuk. Masukkan putih telur dan aduk rata.
3. Tambahkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil diaduk. Uleni ringan hingga adonan bisa dipulung. Jangan overmix nanti keras. Adonan yang baik adalah yang lembek tapi tidak lengket di tangan.
4. Siapkan panci berisi air mendidih. Olesi tangan dengan sedikit minyak, ambil adonan secukupnya, bentuk bulatan kecil seukuran kelereng. Langsung masukkan ke air mendidih. Lakukan hingga habis.
5. Rebus tekwan hingga mengapung (kira-kira 5-7 menit). Angkat, tiriskan. Sisihkan.
Langkah 2: Membuat Kuah Bening
1. Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum. Masukkan ebi yang sudah dihaluskan, aduk sebentar. Ini kunci rasa gurih tekwan.
2. Tuang air atau kaldu. Didihkan.
3. Masukkan garam, gula, merica. Koreksi rasa.
4. Masukkan bengkuang dan jamur kuping. Masak hingga bengkuang agak empuk tapi masih krenyes.
5. Terakhir, masukkan tekwan yang sudah direbus. Biarkan mendidih lagi sebentar. Matikan api.
Langkah 3: Penyajian
1. Siapkan mangkuk saji. Tata bihun yang sudah ditiriskan.
2. Siram dengan kuah tekwan beserta bengkuang, jamur, dan tekwan.
3. Taburi dengan daun bawang, seledri, dan bawang goreng.
4. Sajikan hangat-hangat bersama irisan cabai rawit dan perasan jeruk nipis.
Tips Supaya Tekwan Makin Sedap
– Pilih ikan segar. Ikan tenggiri atau gabus yang baru dibersihkan akan menghasilkan adonan yang kenyal dan tidak amis. Kalau menggunakan ikan beku, pastikan sudah benar-benar cair.
– Jangan terlalu banyak tepung. Perbandingan ideal adalah 2:1 (ikan:tepung). Kalau kebanyakan tepung, tekwan jadi keras kayak pentol.
– Ebi adalah rahasia rasa. Ebi yang dihaluskan dan ditumis dulu bakal ngasih aroma udang yang kuat. Kalau nggak punya ebi, bisa pakai kaldu bubuk rasa udang, tapi tetap lebih enak ebi asli.
– Kuah bisa divariasikan. Mau lebih kaya rasa? Ganti air dengan kaldu udang yang terbuat dari kulit udang sangrai yang direbus. Atau tambahkan sedikit santan? Wah jadinya mirip tekwan kuah santan (namanya pempek kapal selam kuah? hehe). Tapi versi original memang bening.
– Tekwan bisa dibuat banyak dan disimpan. Adonan mentah bisa dibekukan di freezer. Atau yang sudah direbus juga bisa disimpan di kulkas, tinggal direbus lagi kalau mau makan.
Kenapa Tekwan Cocok Buat Semua Kalangan?
Tekwan itu ringan dan mudah dicerna. Cocok untuk anak-anak, orang tua, atau yang lagi diet karena rendah lemak. Kandungan protein dari ikan juga bagus buat pertumbuhan. Plus, kuahnya yang hangat bisa meredakan tenggorokan gatal. Jadi, jangan heran kalau di Palembang, tekwan sering dijual sebagai menu sarapan atau camilan sore.
Nah, nggak susah kan bikin tekwan sendiri di rumah? Daripada beli di luar yang kadang kuahnya cenderung micin, mending bikin sendiri dengan bahan segar dan sesuai selera. Resep di atas cukup untuk 3-4 porsi. Kalau mau lebih banyak, tinggal dikalikan saja.
Selamat mencoba, ya! Jangan lupa ajak keluarga bikin seru-seruan di dapur. Dijamin, begitu kuah mendidih wangi ebi dan ikan, perut langsung keroncongan. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat menikmati semangkuk tekwan hangat buatan sendiri!
