Suasana Puasa Ramadhan di Palembang

Suasana Puasa Ramadhan di Palembang – Marhaban Ya Ramadhan, tak terasa Ramadhan 1436 H telah datang. Bulan yang telah ditunggu-tunggu seluruh umat muslim diseluruh dunia, terkhusus bagi masyarakat muslim Palembang. Bagaimana tidak Palembang dahulu termasuk salah satu peradaban Islam yang cukup besar di Indonesia. Selain itu nampaknya Ramadhan kali ini akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pertama karena ramadhan kali ini bertepatan dengan liburan sekolah dan yang kedua, tidak ada perbedaan hari awal mula 1 Ramadhan yang sepertinya akan jatuh pada hari Kamis 18 Juni 2015.

Sejak malam hari sebelum puasa Ramadhan pertama, masjid-masjid akan mulai ramai didatangi umat muslim untuk menjalankan Sholat Tarawih berjamaah, bahkan akan ramai terdengar suara dari masjid ke masjid seperti saling bersautan. Hampir seluruh masjid penuh dengan jamaah mengerjakaan ibadah hingga dibagian luar masjid. Beberapa masjid tidak hanya menyelenggarakan Tarawih berjamaah, namun ada juga yang diselingi dengan taujih/ceramah sebagai siraman rohani masyarakat muslim.

4 sahur

Ketika menjelang subuh akan ada serombongan umunya anak-anak yang berkeliling membangunkan masyarakat sekitar untuk bersahur. Hal ini telah menjadi kebiasan masyarakat Palembang setempat. Selepas sholat subuh berjamaah di masjid terutama di akhir pekan, akan nampak remaja-remaja atau anak-anak umumnya melakukan JJS (Jalan-Jalan Subuh) atau dulu terkenal dengan istilah Asmara Subuh, dan setiap tahun terutama didaerah BKB ramai berkumpul para remaja-remaja berkumpul disana. Ada yang cuma sekdar nongkrong namun ada yang bermain petasan di sekitar jalan, meskipun telah ada larangan untuk bermain petasan. Namun masih banyak oknum-oknum yang menjualnya kepada anak-anak / remaja-remaja.

3 petasan
Di Pagi hari sejak hari pertama puasa Ramadhan akan mulai sulit untuk mencari sarapan pagi bagi masyarakat non muslim, namun aktifitas pasar tetap berjalan seperti biasa. Berdasarkan pantauan palembanginfo.com terlihat beberapa penjualan sarapan pagi yang biasa berjualan di pinggir jalan sekitar kota Palembang, sudah mulai berhenti sementara. Mereka mulai mempersiapkan untuk mengubah waktu kegiatan usaha mereka. Banyak juga rumah-rumah makan yang biasa sejak pagi telah memulai usahanya, merubah waktu mulai usaha mereka dari sore hari. Hal ini sudah menjadi hal yang lumrah di Palembang. Sementara pedagang-pedagang yang masih tetap membuka usahanya di pagi / siang hari, mulai memasang tabir-tabir untuk menutupi dagangan mereka demi menghormati masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Pasar-beduk

Di Sore hari, akan mulai bermunculan penjual berbagai jenis makanan dan minuman untuk berbuka. Bukan hanya makanan ringan tp ada juga yang menjual sayur & lauk. Kurma menjadi salah satu buah yang banyak diincar kaum muslimin sehingga ini menjadi salah satu daya tarik yang digunakan penjual dadakan. Sementara minuman yang banyak yang dicari umumnya berupa jenis minuman yang memiliki rasa manis, sehingga banyak bertebaran penjual es tebu, sop buah, dan sejenisnya.

1 buka

Menjelang berbuka banyak juga masjid-masjid yang menyedikan ta’jil / makanan untuk berbuka bersama, umumnya ta’jil tersebut merupakan sumbangan warga sekitar. Sehingga banyak orang-orang yang sedang dalam perjalanan ikut berbuka di Masjid.

Ramadhan memang memiliki daya tarik tersendiri khususnya bagi umat muslim untuk beribadah mendekatkan diri dengan “Sang Khalik”. Semoga Ramadhan tahun ini menjadikan masyarakat muslim mampu menjadi pribadi-pribadi yang jauh lebih baik lagi. Marhaban Ya Ramadhan.

Suasana Puasa Ramadhan di Palembang
Rate this post

users rated 5 / 5 based on 17

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *