Wednesday, October 14, 2026
Info Tempat

Tempat Makan Pempek Di Palembang

Menjelajah Surganya Pempek: Tempat Makan Favorit di Palembang

Kalau bicara soal Palembang, pasti yang langsung terbayang adalah Pempek. Ya, makanan ikonik berbahan dasar ikan dan sagu ini memang jadi primadona. Tapi tahukah kamu, di kota Pempek ini ada banyak banget tempat makan yang menyajikan pempek dengan ciri khas masing-masing. Bagi yang baru pertama kali datang atau yang sudah sering ke Palembang, wajib banget mencicipi pempek di tempat-tempat legendaris berikut ini.

1. Pempek Candy 269

Siapa yang nggak kenal Pempek Candy? Tempat ini sudah terkenal sejak zaman saya masih sekolah. Yang bikin beda, tekstur pempeknya kenyal banget, dan cukonya (kuah cuka khas pempek) pas banget—asam, manis, pedasnya seimbang. Biasanya saya pesan pempek lenjer dan kapal selam. Kapal selamnya berisi telur utuh, rasanya mantap. Lokasinya ada di Jalan Merdeka, dekat dengan pusat kota. Suasananya ramai, apalagi menjelang sore. Kalau ke sini, siap-siap antre ya!

2. Pempek Ibu Satar

Ini dia legenda hidup. Pempek Ibu Satar sudah ada sejak tahun 1950-an. Tempatnya nggak terlalu besar, tapi penggemarnya setia banget. Pempek di sini terkenal dengan rasa ikannya yang kuat, karena benar-benar menggunakan ikan gabus segar. Cukonya juga khas, lebih pekat dan pedasnya nendang. Saya pribadi suka pesan pempek adaan atau pempek kulit. Harganya masih bersahabat, dan porsinya pas. Lokasinya di Jalan Kapten A. Rivai, Palembang.

3. Pempek Sudi Mampir

Namanya saja sudah mengundang, ya nggak? “Sudi Mampir” artinya silakan mampir. Tempat ini terkenal dengan variasi pempek yang lengkap: ada lenjer, keriting, kulit, adaan, dan yang paling favorit adalah pempek telur kecil. Yang membuat pempek di sini istimewa adalah sambal cukonya yang punya aroma khas, karena menggunakan rebusan kulit pempek juga. Tekstur pempeknya lembut tapi tetap kenyal. Selain itu, tempatnya bersih dan nyaman. Ada beberapa cabang, tapi yang paling ramai di Jalan Kolonel H. Burlian.

4. Pempek Laksan Haji Ulun

Ngomongin pempek, nggak afdol kalau belum coba varian laksan. Laksan adalah pempek yang disajikan dengan kuah santan kuning yang gurih. Di Pempek Haji Ulun, laksannya juara. Dodolnya pun enak banget. Tempat ini legendaris dan sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Suasana di sini khas warung tua, sederhana tapi bikin rindu. Biasanya saya pesan laksan dan pempek lenjer, trus dimakan bareng kerupuk kemplang—mantaplah. Lokasi di Jalan Ki Merogan, dekat Masjid Agung.

5. Pempek Beringin Jaya (Dawet)

Kalau mau merasakan pempek dengan cita rasa tradisional yang otentik, ke sini aja. Tempat ini ada di kawasan Pasar 16 Ilir, nyempil di antara toko-toko. Pempeknya dibuat manual, tanpa pengawet. Yang saya suka adalah pempek panggangnya—dipanggang sebentar di atas bara, jadi aromanya harum. Cukonya juga berbeda, lebih encer tapi segar. Biasanya sore hari ramai sekali. Tempatnya memang nggak mewah, tapi itu justru bikin pengalaman makan makin khas.

Tips Menikmati Pempek ala Lokal

Buat kamu yang belum pernah ke Palembang, ada beberapa tips supaya menikmati pempek makin mantap:

1. Jangan lupa tambahkan timun dan mie kuning – Biasanya pempek disajikan dengan irisan timun segar dan sedikit mie kuning untuk menambah tekstur.
2. Cuko jangan ditakar – Cuko adalah jiwa pempek. Minta tambah kalau kurang, jangan sungkan.
3. Pilih pempek yang digoreng fresh – Kalau bisa, pilih yang baru digoreng. Rasanya beda, lebih garing di luar, kenyal di dalam.
4. Ajak teman atau keluarga – Pempek enak kalau dimakan ramai-ramai, apalagi sambil ngobrol santai.

Penutup

Palembang memang surga bagi pecinta pempek. Dari yang legendaris hingga yang modern, semuanya punya penggemar masing-masing. Setiap tempat punya versi “pempek paling enak” versinya sendiri. Yang jelas, berkunjung ke Palembang belum lengkap kalau belum mencicipi pempek langsung dari tempat asalnya. Jadi, kapan kamu mau jalan-jalan dan hunting pempek ke Palembang? Siap-siap bawa oleh-oleh ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.