Wednesday, October 14, 2026
Info Tempat

Tempat Ngopi Palembang

Tempat Ngopi Palembang: Dari Warung Tua sampai Kafe Kekinian

Palembang nggak cuma terkenal dengan pempek dan jembatan Ampera. Kota ini juga punya budaya ngopi yang kuat, dari pagi sampai malam. Kalau kamu lagi main ke Palembang, jangan heran kalau di setiap sudut kota ada warung kopi atau kafe yang ramai dikunjungi. Ngopi di sini bukan sekadar minum kopi, tapi juga ajang ngobrol, nongkrong, atau sekadar melepaskan penat.

Nah, buat kamu yang penasaran, ini beberapa tempat ngopi di Palembang yang wajib dicoba.

1. Kopi Double O – Legenda Sejak 1970-an

Kalau ngomongin kopi Palembang, rasanya kurang afdol kalau belum mampir ke Kopi Double O. Tempat ini sudah ada sejak tahun 1970-an dan sampai sekarang masih eksis. Lokasinya di Jalan Mayor Zen, dekat Pasar 16 Ilir. Suasananya klasik banget, dengan meja kayu dan kursi plastik. Yang bikin khas adalah cara penyajiannya: kopi hitam pekat diseduh pakai kain, lalu disajikan dalam cangkir kecil. Biasanya ditemani kue tradisional seperti bolu kukus atau kue lapis. Harganya juga murah meriah, cocok buat kamu yang mau nostalgia atau sekadar ngerasain kopi asli Palembang.

2. Warung Kopi Ake – Ngopi Sambil Lihat Sungai

Di kawasan 7 Ulu, ada Warung Kopi Ake yang lokasinya persis di tepi Sungai Musi. Tempat ini favorit anak muda dan juga orang tua. Suasananya adem, apalagi kalau sore hari sambil lihat kapal lalu lalang. Menu andalannya adalah kopi susu dan kopi hitam biasa. Yang unik, mereka juga punya kopi jahe yang pas banget diminum saat cuaca dingin. Nggak heran kalau akhir pekan tempat ini selalu penuh. Kamu bisa duduk lesehan di atas panggung bambu sambil menikmati angin sungai. Instagramable banget!

3. Kafe Halaman – Perpaduan Klasik dan Modern

Buat kamu yang lebih suka suasana kafe kekinian, Kafe Halaman bisa jadi pilihan. Terletak di Jalan Demang Lebar Daun, tempat ini punya desain industrial dengan sentuhan nuansa Palembang. Banyak spot foto yang estetik. Menu kopinya variatif, dari espresso, cappuccino, sampai kopi manual brew. Tapi yang bikin spesial adalah mereka juga menyajikan kopi dengan rasa khas Palembang, seperti kopi gula aren atau kopi susu dengan tambahan durian. Kue-kue tradisional juga ada, seperti pempek goreng mini atau kue lumpur. Tempat ini cocok buat kamu yang kerja sambil ngopi atau nongkrong santai bareng teman.

4. Kedai Kopi Oey – Nostalgia Era Kolonial

Kalau kamu penasaran dengan nuansa tempo dulu, Kedai Kopi Oey di Jalan Sudirman jawabannya. Tempat ini mengambil tema kolonial Belanda dengan perabotan antik dan lampu temaram. Di sini kamu bisa menikmati kopi klasik seperti kopi tubruk atau kopi tarik. Mereka juga punya menu kue tradisional yang dihidangkan dengan piring cantik. Yang paling laris adalah kopi susu gula aren dan roti bakar selai srikaya. Suasananya tenang, cocok buat kamu yang ingin ngopi sambil baca buku atau sekadar me time.

5. Kafe Kita – Hidupkan Sisi Lama Palembang

Di Jalan Rajawali, ada Kafe Kita yang menyajikan konsep rumah tua bergaya Palembang asli. Bangunannya panggung kayu dengan halaman luas. Di sini kamu bisa duduk lesehan di atas tikar atau di kursi rotan. Kopi yang disajikan kebanyakan kopi lokal dari Sumatera Selatan, seperti kopi Pagaralam atau kopi Semende. Mereka juga punya camilan khas seperti tekwan goreng dan otak-otak. Selain ngopi, Kafe Kita juga sering mengadakan acara musik akustik atau pameran seni. Jadi, kalau kamu datang pas akhir pekan, bisa dapat hiburan tambahan.

6. Seputar Kopi – Tempat Ngopi Sambil Belajar

Buat kamu yang pecinta kopi specialty, Seputar Kopi di kawasan Jakabaring wajib dikunjungi. Tempat ini fokus pada kopi single origin dan metode seduh manual seperti V60, aeropress, atau cold brew. Barista di sini ramah dan suka berbagi ilmu tentang kopi. Kamu bisa belajar cara menyeduh kopi yang benar sambil mencicipi rasa kopi dari berbagai daerah. Suasananya cozy dengan musik jazz yang pelan. Cocok buat kamu yang ingin menambah wawasan soal kopi sambil menikmati secangkir kopi nikmat.

Tips Ngopi di Palembang

– Jangan lupa coba kopi hitam pahit (biasa disebut kopi “item”) kalau mau merasakan sensasi asli.
– Banyak tempat ngopi yang tutup lebih awal, yaitu sekitar jam 9 malam, kecuali kafe modern yang buka sampai tengah malam.
– Kalau kamu suka kopi manis, pesan kopi susu gula aren. Rasanya legit dan khas.
– Bawa uang tunai, karena beberapa warung kopi tradisional belum menerima pembayaran non-tunai.

Palembang memang surganya pecinta kopi. Mulai dari warung sederhana sampai kafe estetik, semuanya punya ciri khas sendiri. Jadi, kalau kamu mampir ke kota pempek ini, sempatkanlah duduk santai sambil menikmati secangkir kopi. Dijamin, kamu bakal betah berlama-lama. Selamat ngopi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.