Tempat Wisata Di Palembang Pulau Kemaro
Berikut adalah artikel pendek tentang Pulau Kemaro di Palembang dengan gaya bahasa santai.
—
Pulau Kemaro: Wisata Mistis di Tengah Sungai Musi yang Penuh Legenda
Kalau kamu main ke Palembang, jangan cuma mikirin pempek atau jembatan Ampera doang. Ada satu tempat unik yang wajib banget masuk itinerary: Pulau Kemaro. Namanya sudah populer, apalagi sama cerita legendanya yang bikin merinding tapi juga bikin penasaran.
Pulau ini lokasinya persis di tengah Sungai Musi. Untuk sampai ke sana, kamu harus naik perahu klotok atau speedboat dari dermaga Benteng Kuto Besak (BKB). Perjalanan sekitar 15–20 menit, udara Sungai Musi yang sepoi-sepoi bikin perjalanan terasa asyik. Sesampainya di pulau, kamu bakal langsung disambut oleh pemandangan klenteng dan pagoda yang menjulang. Nuansanya langsung terasa berbeda, seperti masuk ke dunia lain.
Pesona Pulau Kemaro
Apa sih yang bikin Pulau Kemaro spesial? Pertama, pulau ini kecil banget, luasnya cuma sekitar 5 hektar. Tapi di dalamnya ada banyak hal menarik. Di sini ada Klenteng Hok Tjing Bio, tempat ibadah umat Tri Dharma yang arsitekturnya kental nuansa Tionghoa. Di samping klenteng, ada pagoda 9 lantai yang bisa kamu naiki. Dari puncak pagoda, kamu bisa lihat pemandangan Sungai Musi dan Kota Palembang dari ketinggian. Cocok banget buat foto-foto estetik.
Yang paling menarik justru cerita di balik pulau ini. Legenda Pulau Kemaro berkisah tentang cinta seorang pangeran dari Kerajaan Sriwijaya dan putri Tionghoa bernama Siti Fatimah. Konon, sang pangeran yang bernama Tan Bun An diminta oleh ayah sang putri untuk membawa 9 guci berisi emas sebagai mahar. Namun nahas, saat perjalanan pulang, kapalnya karam di dekat pulau ini. Sang putri yang setia ikut menceburkan diri ke sungai setelah tahu kekasihnya meninggal. Dari kisah tragis inilah Pulau Kemaro lahir, dan konon setiap tahun pada tanggal 15 bulan 7 Imlek, muncul gelembung-gelembung misterius di sekitar pulau yang dipercaya sebagai wujud cinta abadi mereka.
Daya Tarik Utama
Selain cerita mistisnya, Pulau Kemaro juga punya beberapa spot yang sayang dilewatkan:
1. Pagoda 9 Lantai – Bangunan ikonik ini bisa kamu panjat. Setiap lantai punya pemandangan yang berbeda. Kalau lagi beruntung, kamu bisa lihat sunset dari sini, cantik banget.
2. Klenteng Hok Tjing Bio – Tempat ibadah yang penuh ornamen naga dan lampion. Suasana di sini tenang, cocok buat refleksi atau sekadar duduk-duduk.
3. Makam Putri Siti Fatimah dan Tan Bun An – Dua makam ini jadi pusat ziarah bagi banyak orang, terutama saat perayaan Cap Go Meh. Banyak peziarah datang untuk berdoa atau sekadar menghormati legenda.
4. Jembatan Bambu – Ada jembatan kecil dari bambu yang menghubungkan beberapa bagian pulau. Seru buat jalan-jalan sambil menikmati angin sungai.
5. Pohon Beringin Tua – Konon pohon ini dipercaya punya kekuatan mistis. Banyak orang menggantungkan kemenyan atau sesajen di sekitarnya.
Akses dan Tips ke Pulau Kemaro
Untuk menuju Pulau Kemaro, kamu bisa naik perahu dari dermaga BKB atau dari pelabuhan 16 Ilir. Sewa perahu biasanya sekitar Rp50.000–Rp100.000 per orang (tergantung negosiasi). Waktu tempuh sekitar 20 menit. Kalau bawa rombongan, bisa lebih murah kalau patungan.
Tips penting:
– Datang pagi atau sore hari – siang di Palembang bisa super panas, apalagi di pulau yang terbuka. Pagi hari lebih sejuk, sore hari bisa lihat sunset.
– Bawa air minum – di pulau ada penjual makanan dan minuman, tapi terbatas. Lebih aman bawa sendiri.
– Pakai alas kaki yang nyaman – karena kamu bakal banyak jalan kaki, dan area klenteng bisa licin.
– Hormati tempat ibadah – kalau masuk klenteng, jaga sikap dan pakaian, terutama saat ada ritual.
– Jangan lupa kamera – banyak spot fotogenik, terutama dari pagoda atau di pinggir sungai.
Apakah Seram?
Banyak yang bilang Pulau Kemaro angker. Jujur, suasana di sini memang agak mistis, apalagi kalau sepi. Tapi kalau kamu datang siang hari dengan banyak pengunjung, rasanya biasa aja. Yang penting, nikmati saja keindahan alam dan cerita budayanya. Kalau kebetulan datang saat perayaan Cap Go Meh atau festival sembahyang, suasananya justru ramai dan meriah.
Penutup
Pulau Kemaro bukan sekadar tempat wisata biasa. Di sini ada perpaduan alam, budaya, dan legenda yang bikin perjalananmu ke Palembang jadi lebih berkesan. Kalau kamu suka tempat unik yang penuh cerita, jangan lewatkan pulau kecil di tengah Sungai Musi ini. Siapa tahu, setelah mengunjungi Pulau Kemaro, kamu jadi punya cerita sendiri untuk dibawa pulang.
Yuk, rencanakan trip ke Palembang dan sempatkan mampir ke Pulau Kemaro. Dijamin nggak bakal nyesel!
