Wisata Indah Palembang
Judul: Palembang, Kota yang Bikin Betah: Dari Jembatan Ampera sampai Pempek Nyoi-nyoi
Kalau dengar kata Palembang, apa sih yang pertama kali muncul di pikiranmu? Mungkin sebagian besar langsung ingat Jembatan Ampera yang ikonik, atau pempek yang bikin ngiler. Tapi percayalah, kota yang satu ini punya pesona wisata yang jauh lebih dalam dan bikin kamu pengin balik lagi.
Aku pribadi pertama kali ke Palembang, langsung jatuh cinta sama suasana Sungai Musi-nya. Sungai ini bukan cuma urat nadi kehidupan warga, tapi juga pemandangan yang super Instagramable. Apalagi kalau sore hari, naik perahu ketek sambil menikmati golden hour, angin sepoi-sepoi, di kiri kanan kapal hilir mudik—rasanya damai banget. Kamu juga bisa lihat langsung aktivitas warga di tepian sungai, seperti pasar terapung mini yang mulai ramai lagi.
Pasti kalau ke Palembang, kamu nggak boleh skip Benteng Kuto Besak (BKB) yang lokasinya tepat di pinggir Sungai Musi. Benteng peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam ini cocok buat kamu yang suka sejarah atau sekadar hunting foto. Area sekitar benteng juga sekarang jadi ruang publik yang hidup, banyak anak muda nongkrong, ada food truck, dan kadang ada acara musik. Malam-malam, gemerlap lampu dari Jembatan Ampera dan BKB bikin suasana makin romantis.
Berbicara tentang malam, Jembatan Ampera pas diterangi lampu warna-warni benar-benar ikonik. Jembatan yang jadi kebanggaan warga Palembang ini memang nggak pernah sepi pengunjung. Kamu bisa jalan kaki menyusuri jembatan, atau duduk-duduk di taman bawahnya sambil ngemil. Pemandangan dari tengah jembatan—Sungai Musi membentang, kapal-kapal besar melintas, dan lampu kota—adalah momen yang wajib diabadikan.
Ngomong-ngomong soal kuliner jangan sampai ketinggalan Pempek. Palembang memang surganya pempek. Dari pempek kapal selam, lenjer, adaan, sampai kerupuk kemplang. Tapi selain pempek, jangan lupa coba pindang patin, tekwan, model, dan mie celor. Rasanya? Dijamin bikin lidah bergoyang. Paling seru kalau pagi-pagi sarapan pempek di Pempek 17 Ilir atau Pempek Candy, sambil ngobrol sama penjualnya yang ramah-ramah.
Kalau kamu punya waktu lebih, sempatkan ke Pulau Kemaro. Pulau kecil di tengah Sungai Musi ini punya cerita legenda cinta yang tragis antara Putri Dayang Merindu dan Pangeran Tan Bun An. Di sini ada vihara, klenteng, dan tentu saja Pondok Pempek yang jadi spot favorit. Kamu bisa naik perahu motor dari dermaga di dekat Jembatan Ampera, biayanya terjangkau dan pemandangan sepanjang perjalanan luar biasa.
Oh ya, buat kamu yang suka wisata religi atau sejarah, Masjid Agung Palembang dan Makam Sultan Mahmud Badaruddin juga sayang dilewatkan. Arsitektur masjidnya perpaduan Melayu, Tiongkok, dan Eropa, unik banget. Masjid ini juga termasuk salah satu yang tertua di Sumatera Selatan.
Terakhir, jangan lupa oleh-oleh khas Palembang. Selain pempek beku yang bisa dibawa pulang, ada juga songket yang jadi kebanggaan warga. Kamu bisa mampir ke sentra songket di Kampung Arab atau Batik & Songket Nasrun. Harganya bervariasi, mulai dari yang ramah kantong sampai yang eksklusif.
Intinya, Palembang bukan cuma tentang pempek dan Jembatan Ampera. Kota ini punya jiwa, punya cerita, dan keramahan yang bikin kamu betah. Jadi, tunggu apa lagi? Masukkan Palembang ke bucket list liburanmu, ya!
