Wednesday, July 8, 2026
Wisata Palembang

Wisata Kuliner Pempek Di Palembang

Wisata Kuliner Pempek di Palembang: Nikmatnya Cita Rasa Khas Bumi Sriwijaya

Kalau bicara soal Palembang, pasti yang langsung terbayang adalah Pempek. Ya, makanan berbahan dasar ikan dan sagu ini memang jadi ikon kuliner yang nggak bisa dilewatkan kalau kamu berkunjung ke ibu kota Sumatera Selatan. Apalagi buat para pecinta kuliner, wisata gastronomi di Palembang nggak afdal kalau belum mencicipi pempek langsung dari sumbernya.

Apa Itu Pempek?

Pempek adalah olahan ikan giling yang dicampur dengan tepung sagu atau tapioka, lalu dibentuk dan digoreng hingga kecokelatan. Biasanya disajikan dengan kuah cuko—campuran gula merah, cabai, bawang putih, dan cuka—yang rasanya manis, asam, dan pedas bikin nagih. Proses pembuatannya butuh keahlian khusus, karena adonan harus pas agar teksturnya kenyal dan tidak keras.

Yang bikin pempek unik, setiap gigitan menghadirkan rasa gurih khas ikan, biasanya menggunakan ikan tenggiri atau belida. Ditambah cuko yang medok, dijamin bikin kamu ketagihan.

Ragam Jenis Pempek yang Wajib Dicoba

Di Palembang, pempek punya banyak bentuk dan nama yang unik. Beberapa yang populer antara lain:

Pempek Kapal Selam: Yang paling ikonik. Bentuknya besar berisi telur rebus di dalamnya. Begitu digigit, ada ledakan rasa dari telur dan adonan ikannya.
Pempek Lenggang: Dibuat dengan cara digoreng bersama telur dadar, mirip omelet. Cocok buat yang mau variasi tekstur.
Pempek Telur Kecil: Versi mini dari kapal selam, tanpa isi telur, tapi sering disajikan dengan taburan ebi.
Pempek Kulit: Terbuat dari kulit ikan yang renyah, pas buat yang suka tekstur garing.
Pempek Pistel: Isiannya pepaya muda atau labu, rasanya sedikit manis dan gurih.
Pempek Tahu: Campuran tahu dan adonan pempek, lembut di mulut.

Setiap jenis punya penggemar setia. Tapi kalau baru pertama kali, wajib coba kapal selam dulu deh.

Tempat Wisata Kuliner Pempek di Palembang

Banyak banget tempat jualan pempek di Palembang, mulai dari gerobak pinggir jalan sampai restoran legendaris. Beberapa rekomendasi yang nggak boleh kamu lewatkan:

Pempek 336 (Tiga Tiga Enam) – Salah satu yang tertua dan terpopuler. Cocok buat yang mau mencicipi pempek autentik.
Pempek Isna – Punya banyak cabang, rasanya konsisten dan enak. Tempatnya juga bersih.
Pempek Bolu – Selain pempek, di sini juga jual pindang dan mie celor. Satu tempat bisa cobain banyak kuliner.
Pempek Nonya – Varian rasa unik seperti pempek isi udang atau cumi. Pas buat yang suka eksperimen.
Pempek Pak Raden – Legendaris di kawasan 16 Ilir. Harganya ramah di kantong, tapi rasa nggak kalah.

Kalau mau suasana lebih lokal, coba mampir ke Pasar 16 Ilir atau Pasar Cinde. Di sana banyak penjual pempek yang sudah puluhan tahun berjualan, dan kamu bisa lihat langsung proses pembuatannya.

Tips Menikmati Pempek

Biar pengalaman makan pempek makin maksimal, ikuti tips berikut:

1. Cuko wajib dicampur dengan timun dan mie kuning – Ini cara tradisional penyajian pempek. Timun memberi kesegaran, mie menambah volume.
2. Jangan lupa tambahkan sedikit ebi (udang kering) – Walau opsional, ebi bikin rasa makin umami.
3. Makan selagi hangat – Pempek yang baru digoreng (terutama kapal selam) punya tekstur terbaik. Begitu dingin, rasa dan kerenyahannya berkurang.
4. Siapkan tissue – Cuko bisa merembes dan bikin tangan jadi lengket. Tapi noda itu sepadan dengan kenikmatannya!

Penutup

Wisata kuliner pempek di Palembang bukan cuma soal makan, tapi juga tentang merasakan sejarah dan budaya kota yang dijuluki ”Venice of the East” ini. Setiap gigitan pempek mengandung cerita panjang tentang perpaduan budaya Melayu, Tionghoa, dan pribumi yang menghasilkan cita rasa unik.

Jadi, kalau kamu jalan-jalan ke Palembang, jangan lupa siapkan perut kosong dan explore sebanyak mungkin varian pempek. Dijamin, pulang-pulang kamu pasti bakal kangen dan pengen balik lagi. Selamat mencoba! 🍽️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.