Wisata Wajib Di Palembang
Wisata Wajib di Palembang: Surga Kuliner dan Sejarah yang Bikin Betah
Kalau kamu lagi merencanakan liburan ke Sumatera Selatan, Palembang wajib banget masuk daftar. Kota yang dijuluki “Venice of the East” ini punya segudang pesona—mulai dari sejarah Kerajaan Sriwijaya yang megah, kuliner legendaris, sampai spot foto kekinian. Yuk, simak rekomendasi wisata wajib di Palembang yang gak boleh kamu lewatkan!
1. Jembatan Ampera: Ikon Kebanggaan Warga Palembang
Gak afdol rasanya ke Palembang kalau belum foto-foto di Jembatan Ampera. Jembatan sepanjang 1.177 meter ini bukan cuma penghubung antara Seberang Ulu dan Seberang Ilir, tapi juga simbol kota. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore atau malam hari, saat lampu-lampu jembatan menyala dan suasana tepian Sungai Musi semakin romantis. Kamu bisa duduk-duduk di taman sambil menikmati angin sungai, atau naik perahu wisata untuk melihat jembatan dari bawah.
2. Benteng Kuto Besak: Saksi Bisu Kejayaan Kesultanan Palembang
Kalau kamu pecinta sejarah, Benteng Kuto Besak (BKB) adalah destinasi wajib. Benteng peninggalan Kesultanan Palembang Darussalam ini dibangun pada abad ke-18. Selain arsitekturnya yang kokoh, di sini juga ada Museum Sultan Mahmud Badaruddin II yang menyimpan koleksi senjata, keramik, dan peninggalan kerajaan. Lokasinya persis di tepi Sungai Musi, jadi kamu bisa sekalian jalan-jalan santai sambil menikmati pemandangan sungai.
3. Kampung Kapitan: Wisata Heritage ala Tiongkok-Palembang
Ingin merasakan suasana kota tua? Kampung Kapitan di kawasan 7 Ulu adalah jawabannya. Kawasan ini merupakan permukiman etnis Tionghoa yang sudah ada sejak abad ke-18. Rumah-rumah panggung khas dengan arsitektur Tiongkok-Palembang masih terjaga rapi. Jalan-jalan di sini bikin kamu serasa kembali ke masa lalu. Jangan lupa mampir ke Klenteng Hok Tjing Rio, tempat ibadah tertua di Palembang yang usianya lebih dari 300 tahun.
4. Pulau Kemaro: Legenda Cinta yang Abadi
Pulau Kemaro terletak di tengah Sungai Musi, sekitar 6 km dari pusat kota. Tempat ini terkenal dengan legenda Putri Dayang Merindu dan pangeran Tiongkok. Di pulau ini ada vihara dan pagoda yang indah, serta makam pasangan legendaris tersebut. Kamu bisa naik perahu dari Dermaga 16 Ilir. Waktu terbaik berkunjung adalah saat Imlek tiba, karena biasanya ada festival lampion yang meriah. Tapi di hari biasa pun suasananya tenang dan cocok untuk melepas penat.
5. Museum Bahari: Belajar Sejarah Sriwijaya
Buat yang penasaran dengan kejayaan Kerajaan Sriwijaya, Museum Bahari di kawasan 2 Ilir adalah tempat yang tepat. Museum ini menyimpan berbagai replika kapal tradisional, peta maritim kuno, dan artefak bawah air. Yang paling menarik adalah koleksi keramik asing dan sisa-sisa kapal karam. Gak perlu bayar mahal, tiket masuknya sangat terjangkau.
6. Kuliner Wajib: Pempek, Tekwan, dan Martabak HAR
Wisata ke Palembang belum lengkap tanpa mencicipi pempek. Pempek terkenal di sini bukan cuma di restoran besar, tapi juga di pinggir jalan. Rekomendasi tempat: Pempek Candy 262 (pempek panggangnya juara) atau Pempek Pak Raden (varian lengkap). Selain pempek, jangan lupa cobain tekwan (sup ikan dengan bihun), model (tahu isi udang), dan martabak HAR (martabak kari yang gurih). Kalau mau oleh-oleh, kamu bisa beli pempek beku atau kemplang.
7. Taman Wisata Alam Punti Kayu
Bosan dengan kota? Punti Kayu adalah hutan kota yang asri dengan ribuan pohon pinus. Ada area camping, flying fox, dan taman bermain anak. Tempat ini cocok untuk piknik keluarga atau sekadar jalan-jalan sore. Udara sejuk dan rindang bikin betah.
Tips Berwisata ke Palembang
1. Transportasi: Palembang punya LRT (Light Rail Transit) yang memudahkan akses ke beberapa titik wisata. Alternatif lain adalah ojek online atau angkutan umum.
2. Waktu Terbaik: Hindari musim hujan (November–Maret) agar aktivitas outdoor lebih nyaman. Pagi hari adalah waktu ideal untuk mengunjungi tempat terbuka seperti Jembatan Ampera atau Pulau Kemaro.
3. Bahasa: Warga Palembang ramah dan mayoritas menggunakan bahasa Indonesia. Tapi kalau kamu dengar logat “Palembang” yang khas, jangan kaget—itu justru bikin interaksi makin seru.
4. Souvenir: Selain pempek, khas lainnya adalah songket Palembang (kain tenun tradisional) dan kain batik khas setempat.
Penutup
Palembang bukan sekadar kota transit menuju Belitung atau Jambi. Kota ini punya pesona sendiri yang bikin kamu pengin balik lagi. Dari wisata sejarah, religi, hingga kuliner legendaris, semuanya lengkap. Jadi, kapan kamu rencana ke Palembang? Jangan lupa ajak teman atau keluarga biar makin seru. Selamat berlibur!
